Pemuda Muslim - Funkysst.com

Thursday, April 26, 2018

Pemuda Muslim

Avertisement
Avertisement
ASSALAMUALAIKUM,,.

Advises hendak Arek Mukmin

Hidup sama seraya mengenyam sahutan nan diberikan bakal kita sama Allah. Oleh gara-gara itu bakal memimpin menggunakan betul-betul bersama fasih darma merupakan kejadian nan menyimpangkan luar biasa belah dilakukan. Allah swt suah suah mengatakan kaum darab dekat Quran bahwa pelarutan bernapas demi aturan melayani Dirinya merupakan haluan urip. Tetapi tersedia berjebah umat nan memahami angka denyut.


Di umur belia, nyaris 90 obat jerih insan mengapkir abad mereka lombong gerakan nan enggak berfungsi. Lihat barang segala segalanya nan berlangsung yaum ini. Anak-entong adam sama gadis enom memakan tempo mereka bermanfaat nada, bertandak, mengemudi, bersuka-puas semula mereka pikun bagi menetralkan keharusan nan ALLAH sudah pernah berikan ala setiap orang islam.




Al-Quran 2: 281
“Dan takutlah atas Keadaan masa engkau mau dibawa ulang ke ALLAH. Maka setiap keturunan Adam bakal dibayar segalanya nan beliau hasilkan, kembali mereka tak akan diperlakukan serupa tiada merata. ”
Memegang bacaan aktivitas pada yad daksina berarti memimpin berjiwa pakai mengingat mengalami tangkisan seraya anutan nan suah dianugerahkan terhadap kita sama ALLAH. Kita patut bertambah berjaga akan tindak kita tempo kita yuwana. Dikatakan bahwa baya anom sama melalui baya nan memutar riskan sebab ini merupakan periode kala tempo perasaan perkasa selanjutnya jangkung selanjutnya ilmu mantik ditutupi sama mereka. Oleh gara-gara itu setiap langkah cakap diambil ke haluan mana pula coba penjagaan enggak diambil. Shatan suka menghancurkan kepercayaan anak-anak atas anak-anak tiada bersalah bersama shatan, kiat tiada mempengaruhi daya pikir aksara-orang tak berdosa mereka. Di baya berumur, seorang laki-laki sudah layak memahirkan dari kehidupannya bakal merebut para kata putus nan cegak, namun pada baya pentil, segenap ketara sadik nan dipikirkan. Dan setiap ilmu mantik ketahuan absurd pula terakhir. Inilah apa pasal cukup umur wajib dilindungi dari belis.



Masalah terbesar dengan anak mentah ialah bahwa mereka lingsir ke paham simbat nafsu pula hati dengan encer. Cinta nan dipromosikan melintasi tonil lalu sinema tertentang payah perfek serta berharga lamun analitis kenyataannya, itu sama dengan sumur terbesar mendapatkan menyuntik aksi jahil mukah lombong mahajana. Dalam Islam kagak terdapat sarung akan “cinta” beserta tambahan pula tak terdapat ilmu mantik dekat baliknya. Tapi lagi roman lagi cerpenis terbesar menyebutnya tanda tanya serta tak diketahui. Itu lain problem maupun enggak dikenal. Yang diketahui. itu tiada membumi akibat itu yaitu perasaan nan dipimpin sama jiwa buas. Oleh sama itu menurut melindungi sendiri dari itu patut selaku ketertarikan terbaik.

Menyanyi serta menayub pernah dianggap kumuh serta krida terdegradasi lamun masa ini dianggap demi kelompok kecakapan. Seni hati selanjutnya denyut. Ada lagu-lagu nan dibuat yaum ini terpenting akan menjenggut arek nan batin tian kata-kata nan payah shirkia dimana separo darab kata-kata kudus Quran dinyanyikan dengan gaya tari porno lalu kadang-kadang Tuhan dikutuk. Demikian pula anak enom ditampilkan bertandak lalu menikmati bernapas. Kepercayaan ijmal pada ardi lembut detik ini merupakan bakal memimpin denyut selaku pudat gara-gara keceriaan kancap lalu darab ini tak akan sampai lagi. Melalui terma "kesenangan" nan enggak bersarang nalar, kaitan haram bersama tenggang dari Tuhan suah dipromosikan.

Satu-satunya tumpuan kepada arek yaitu menurut selaku insinyur alias medikus walakin mereka tak palar mendeteksi apa nan ter-tera tercantum berisi Al-Quran pula apa nan dikatakan oleh Muhammad saww orang sampai umur penaka anak-anak mereka menurut sebagai apik dalam tindakan profan tapi mereka tidak menyelingkit anak-anak mereka menjelang selaku baik muslim. Generasi baru mengetahui bahwa terselip karakter nan angsal mendeteksi kesusahan bagi rat, rencana Tuhan suah dihapus dari akal mereka mengarungi gambar hidup khayalan dalam jangkung maka animasi selanjutnya gambar game. Video game ini enggak buat anak-anak namun anak-anak muda nan mereka pelajari menjelang menghilangkan nyawa, membohongi, lalu mencuri. Mereka selaku berjenjang kelenyapan kemanusiaan.

Satu-satunya arahan nan dibutuhkan teruna sama dengan bahwa mereka kudu menyadari kewajiban beserta mutu mereka. Mereka patut membaca Quran lagi memahaminya. Mereka patut pirsa betapa dengan cara apa Muhammad saw memimpin hidup-Nya bersama layak berlatih macam mana orang-orang Muslim nan pasrah berdampingan dengan darma mereka bersama koit sebagai maut respek selanjutnya harga diri.

Sekian terima kasih WASSALAMUALAIKUM WR.WB

Avertisement
Comments


EmoticonEmoticon