Remaja Putri dan Siklus Menstruasi - Funkysst.com

Saturday, June 9, 2018

Remaja Putri dan Siklus Menstruasi

Remaja Putri dan Siklus Menstruasi - Setiap remaja akan mengalami pubertas. Pubertas artinya masa awal pematangan seksual, yakni suatu periode dimana seseorang anak mengalami perubahan fisik, hormonal, serta seksual serta mampu mengadakan proses reproduksi.

pada awal masa pubertas, kadar hormon LH (luteinizing hormone) dan FSH (follicle-stimulating hormone) akan meningkat, sehingga merangsang pembentukan hormon seksual. pada remaja putri, peningkatan kadar hormon tersebut menyebabkan pematangan payudara, ovarium, rahim, dan vagina serta dimulainya siklus menstruasi. di samping itu pula timbulnya seksual sekunder, contohnya tumbuhnya rambut kemaluan dan rambut ketiak.



Remaja Putri dan Siklus Menstruasi - Pubertas pada remaja putri umumnya terjadi di usia 9-16 tahun. tampaknya usia pubertas dipengaruhi sang faktor kesehatan dan gizi, pula faktor sosial-ekonomi dan keturunan. Remaja putri yang gemuk cenderung mengalami daur menstruasi pertama lebih awal. Sedangkan remaja putri yg kurus serta kekurangan gizi cenderung mengalami daur menstruasi pertama lebih lambat. siklus menstruasi pertama juga terjadi lebih awal di remaja putri yang tinggal di kota.



Menstruasi adalah proses divestasi dinding rahim (endometrium) yg disertai menggunakan perdarahan serta terjadi secara berulang setiap bulan kecuali di ketika kehamilan. Menstruasi yg berulang setiap bulan tadi di akhirnya akan membuat siklus menstruasi.

Menstruasi pertama (menarke) pada remaja putri acapkali terjadi pada usia 11 tahun. tetapi tidak tertutup kemungkinan terjadi di rentang usia 8-16 tahun. Menstruasi adalah pertanda masa reproduktif pada kehidupan seseorang perempuan , yg dimulai dari ancaman sampai terjadinya menopause.



Awal daur menstruasi dihitung semenjak terjadinya perdarahan di hari ke-1 serta berakhir sempurna sebelum daur menstruasi berikutnya. umumnya, daur menstruasi yang terjadi berkisar antara 21-40 hari. Hanya 10-15% wanita yg memiliki daur 28 hari.Remaja Putri dan Siklus Menstruasi

jarak antara siklus yg paling panjang umumnya terjadi sesaat sesudah ancaman serta sesaat sebelum menopause.



Bagi remaja putri, mengalami siklus menstruasi yg tidak teratur pada masa awal artinya hal yang normal. Mungkin saja remaja putri mengalami jarak antar 2 daur berlangsung selama dua bulan atau pada 1 bulan terjadi 2 siklus. tetapi jangan khawatir, sehabis beberapa usang daur menstruasi akan menjadi lebih teratur.

Pengetahuan akan daur menstruasi yang dialami sangatlah krusial bagi remaja putri. menggunakan mengetahui pola daur menstruasi akan membantu dalam memperkirakan siklus menstruasi yg akan datang.Remaja Putri dan Siklus Menstruasi

daur dan lamanya menstruasi dapat diketahui menggunakan membuat catatan di kalender. Tandai setiap hari ke-1 siklus menstruasi yg terjadi setiap bulannya dengan indikasi silang, kemudian hitung hingga tanda silang berikutnya. dengan cara ini, Anda bisa mengetahui pola siklus menstruasi di diri Anda.

Setiap bulan, setelah hari ke-lima asal daur menstruasi, endometrium mulai tumbuh serta menebal sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan. kurang lebih hari ke-14 terjadi pelepasan telur asal ovarium (disebut ovulasi). Sel telur ini masuk ke dalam keliru satu tuba falopii. pada pada tuba falopii bisa terjadi pembuahan oleh sperma. Bila terjadi pembuahan, sel telur akan masuk ke dalam rahim dan mulai tumbuh sebagai janin sebagai akibatnya terjadilah kehamilan.



di sekitar hari ke-28, Jika tidak terjadi pembuahan, maka endometrium akan dilepaskan serta terjadilah perdarahan atau diklaim menjadi daur menstruasi. siklus bisa berlangsung selama 3-lima hari, terkadang hingga 7 hari. Proses pertumbuhan serta penebalan endometrium lalu dimulai lagi pada siklus berikutnya.


siklus menstruasi dibagi sebagai tiga fase, yakni fase folikuler, fase ovulatoir, serta fase luteal.



• Fase Folikuler

Fase folikuler dimulai berasal hari ke-1 hingga sesaat sebelum kadar LH meningkat serta terjadi divestasi sel telur (ovulasi). Dinamakan fase folikuler sebab pada saat ini terjadi pertumbuhan folikel di dalam ovarium. pada pertengahan fase folikuler, kadar FSH sedikit semakin tinggi sebagai akibatnya merangsang pertumbuhan sekitar 3-30 folikel yang masing-masing mengandung 1 sel telur. namun hanya 1 folikel yang terus tumbuh, yg lainnya musnah.



pada suatu daur, sebagian endometrium dilepaskan sebagai respon terhadap penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Endometrium terdiri dari 3 lapisan. Lapisan paling atas dan lapisan tengah dilepaskan, sedangkan lapisan dasarnya permanen dipertahankan serta membuat sel-sel baru buat pulang menghasilkan kedua lapisan yg sudah dilepaskan.

Perdarahan menstruasi berlangsung selama 3-7 hari, homogen-rata selama lima hari. Darah yg hilang sebanyak 28-283 gr. Darah menstruasi umumnya tidak membeku kecuali Bila perdarahannya sangat hebat.



• Fase Ovulatoir

Fase ovulatoir dimulai waktu kadar LH meningkat dan pada fase ini dilepaskan sel telur. Sel telur umumnya dilepaskan dalam ketika 16-32 jam sesudah terjadi peningkatan kadar LH.

Folikel yang matang akan menonjol asal bagian atas ovarium, akhirnya pecah serta melepaskan sel telur. pada ketika ovulasi ini beberapa perempuan merasakan nyeri tumpul pada perut bagian bawahnya, nyeri ini dikenal menjadi nyeri sedang, yg berlangsung selama beberapa mnt sampai beberapa jam.



• Fase Luteal

Fase ini terjadi selesainya ovulasi serta berlangsung selama lebih kurang 14 hari. setelah melepaskan telurnya, folikel yang pecah pulang menutup serta membentuk korpus luteum yang membentuk sejumlah besar progesteron.



Progesteron mengakibatkan suhu tubuh sedikit meningkat selama fase luteal dan tetap tinggi sampai siklus yang baru dimulai. Peningkatan suhu ini bisa dipergunakan buat memperkirakan terjadinya ovulasi.



sesudah 14 hari, korpus luteum akan hancur dan siklus yg baru akan dimulai, kecuali Jika terjadi pembuahan. Jika telur dibuahi, korpus luteum mulai membuat HCG (human chorionic gonadotropin). Hormon ini memelihara korpus luteum yg membuat progesteron sampai janin mampu menghasilkan hormonnya sendiri.

Tes kehamilan didasarkan kepada adanya peningkatan kadar HCG.



Nyeri haid

Kebanyakan remaja putri tak jarang mengalami kram sewaktu menstruasi. Rasa sakit pada perut bagian bawah, kadang meluas ke pinggul, punggung bagian bawah atau paha. Bahkan terdapat yg merasa mual, muntah, atau diare.



Sedikit kram perut di hari pertama atau kedua haid yang terjadi merupakan hal yang biasa. Lebih berasal separuh perempuan mengalaminya. namun lebih kurang 10% perempuan mengalami rasa sakit yg demikian hebat sampai perlu minum obat buat dapat mengatasi rasa sakit tadi.



Bila tidak ada kelainan ginekologis, rasa nyeri tadi disebut dismenorea pertama. Hal ini disebabkan karena tingginya kadar prostaglandin (zat yang membuat otot-otot rahim berkontraksi serta melepaskan dindingnya). Meskipun sakit, dismenorea pertama tidak berbahaya. Rasa nyeri ini umumnya lenyap pada pertengahan usia 20-an atau selesainya melahirkan.



Rasa nyeri yang ditimbulkan oleh gangguan ginekologis disebut dismenorea sekunder. Hal ini bisa ditimbulkan oleh tumor fibroid (suatu tumor jinak di dinding rahim), penyakit yg ditularkan dampak korelasi seksual, endometriosis, penyakit radang panggul, adanya kista atau tumor pada indung telur.



buat mengatasi nyeri haid, Anda bisa meminum obat untuk menghilangkan rasa nyeri. Atau cobalah berendam dengan air hangat. tetapi segeralah ke dokter Jika nyeri haid menghebat atau disertai demam, merasa mual yang tidak biasa, muntah atau nyeri perut, atau Jika tetap nyeri sesudah hari ketiga haid.



Menstruasi yg tidak Teratur

Remaja putri kadang mengalami menstruasi yg tidak teratur. Menstruasi yang tidak teratur ini bisa ditimbulkan sang perubahan kadar hormon dampak stres atau sedang dalam keadaan emosi. pada samping itu, perubahan drastis pada porsi olahraga atau perubahan berat badan yang drastis juga dapat menyebabkan menstruasi yg tidak teratur.



di sinilah pentingnya mengetahui pola daur menstruasi Anda. Buatlah catatan siklus menstruasi Anda selama 3 bulan. Catat hari pertama menstruasi, di hari ke berapa darah poli keluar, kapan menstruasinya berhenti. Catatan ini dibutuhkan buat mengevaluasi perubahan menstruasi.
Comments


EmoticonEmoticon